Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Melalui Budaya Lokal, Bawaslu Ngawi Gelar Wayang Kulit

Ngawi-NgawiKita.com, Bawaslu Gelar Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Melalui Budaya Lokal dalam bentuk Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon Wahyu Ketentraman bersama Dalang Ki Alex Sabdo Budi Utomo, dihadiri pengunjung sekitar 500 orang, dengan penanggung jawab Ketua Bawaslu Ngawi Abjudin Widiyas Nursanto, S.Sos (Koordinator Divisi Hukum, Informasi dan Data Bawaslu Kab. Ngawi) Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 09 November 2019 bertempat di lapangan Kecamatan Pangkur Ngawi.

kegiatan tersebut dihadiri diantaranya H. Budi Sulistyono (Bupati Ngawi), Dwi Rianto Jatmiko (Ketua DPRD Kab. Ngawi) dari unsur forpimda dan Forpimcam.

Selanjutnya dari Provinsi Nur Elya Anggraini (Koordiv Humas dan Hubal Bawaslu Prov Jatim) mewakili Ketua Bawaslu Prov. Jatim, Triyono (Kasek Bawaslu Prov. Jatim) dan Perwakilan Bawaslu Kab atau Kota Se-Eks Karisidenan Madiun.

Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Melalui Budaya Lokal ini bertujuan untuk memaksimalkan tugas penyelenggara Pemilu khususnya Bawaslu yang berintegritas, harapan Bawaslu lebih dikenal dan dekat dengan masyarakat, dengan slogan “Bersama rakyat awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu”. Tugas Bawaslu tidak hanya menindak pelanggaran akan tetapi lebih untuk mencegah pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu, Terang Abjudin Widiyas Nursanto

Nur Elya Anggraini (Koordiv Humas dan Hubal Bawaslu Prov Jatim) mewakili Ketua Bawaslu Prov. Jatim menjelaskan, Pada tahun 2020 akan dilaksanakan Pilkada serentak, untuk wilayah Jawa Timur ada 19 Kab/kota yang melaksanakan Pilkada, salah satunya Kab. Ngawi dan ini merupakan tahapan pergantian kepemimpinan daerah.

Pihaknya menerangkan Peran Bawaslu yang bertugas mengawasi jalannya Pemilu penting untuk mendekat ke masyarakat agar lebih di kenal oleh masyarakat, karena tugas pengawasan Pemilu oleh Bawaslu yang 5 orang tiap Kab dan 3 untuk Kota tidak akan maksimal tanpa bantuan masyarakat, Untuk itu kami di Bawaslu di seluruh Kab/Kota di Jatim yang melaksanakan Pilkada melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Melalui Budaya Lokal secara serentak, sesuai dengan budaya/kesenian di daerah masing-masing.

Budi Sulistyono (Bupati Ngawi) juga menambahkan Demokrasi di Kab. Ngawi bisa dikatakan sebagai Demokrasi terpimpin sesuai dengan Bung Karno, yaitu Demokrasi yang berazas Pancasila, Demokrasi yang bebas tetapi tetap dalam aturan yang telah ditetapkan. Kab. Ngawi untuk penyelenggara Pemilu, KPU dan Bawaslu telah bekerja dengan baik, kami yakin masyarakat Kab. Ngawi akan membantu pelaksanaan Pilkada atau ikut mengawasi jalannya Pilkada serentak tahun 2020 Untuk seluruh aparat kita di Kab. Ngawi akan membantu penyelenggara Pemilu, KPU dan Bawaslu pada Pilkada serentak di Kab. Ngawi.

(mr.aq)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*