BINDA Jatim Pantau Kegiatan Vaksinasi di Puskesmas Gemarang

Antisipasi Lonjakan Omicron, BINDA Jatim Lakukan Percepatan Vaksinasi di Ngawi

NGAWI | ngawikita.com – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDa) Jawa Timur (Jatim) Memberikan target capaian vaksinasi sejumlah 6.500 dosis kepada masyarakat Kabupaten Ngawi. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Ngawi melalui Puskesmas Kedunggalar dan Puskesmas Gemarang melakukan kegiatan Vaksinasi Massal. Target sasaran utama dalam kegiatan Vaksinasi Massal tersebut yaitu Anak usia 6-11 Tahun, Orang Dewasa dan Lanjut Usia (Lansia).

Foto Dwi Wahyudi (Penerima Vaksin Booster) : “Terima Kasih BINDA Jatim telah memberikan Vaksin Booster kepada saya”

Dari awal Februari hingga terbitnya berita ini sudah sebanyak 3.000 dosis sudah disuntikkan kepada masyarakat di wilayah puskesmas Gemarang,  serta 3.500 dosis sudah disuntikkan kepada masyarakat di wilayah puskesmas Kedunggalar. (15/02/2022)

Kepala Puskesmas Gemarang dr Esti Retno mengatakan “Kerjasama ini kita lakukan demi memutus rantai penyebaran covid-19. Dan sudah 3.000 vaksinasi sudah kita berikan untuk masyarakat, utamanya dosis 2 dan dosis 3/Booster”.

Antusias Masyarakat Katikan Kedunggalar Mengikuti Vaksinasi Massal

“Antusias serta kesadaran untuk vaksin dari masyarakat cukup baik, dilihat dari adanya jadwal dari Puskesmas Gemarang dan BIN Daerah Jatim. Masyarakat dengan sukarela mendatangi lokasi vaksin untuk menerima vaksin”, imbuh dr Esti.

Dengan munculnya varian baru Omicron di Provinsi Jawa Timur meningkat, BIN Daerah Jatim berharap agar vaksinasi lebih ditingkatkan. Karena itu BIN Daerah Jatim ikut mendorong agar pelaksanaaan vaksinasi di Jawa Timur terus ditingkatkan di seluruh pelosok desa. Jangan sampai varian baru omicron bebas menyebar kemana-mana.

Omicron harus dicegah dan dihalau penyebarannya dengan vaksinisasi, menjaga kesehatan, melaksakan prosedur kesehatan  dalam aktivitas apapun. Masyarakat harus disiplin memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, tidak berkemurun.

Paparan Covid -19 di Provinsi Jawa Timur mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Salah satu penyebabnya karena munculnya varian baru Omicron dengan tingkat penularannya yang sangat tinggi.  Setiap varian berbeda-beda penyebarannya.

“Berharap  semua masyarakat mendukung vaksinasi. Jangan sampai  pandemic covid-19 ini berlarut-larut menelan korban Karena memang situasi dan kondisinya seperti ini, jadi kita  harus besepakat mari kita mengikuti vaksi untuk keselamatan kita bersama. Dorongan  dari  BIN Daerah menjadi semangat petugas kesehatan untuk  terus mengajak masyarakat untuk  ikut vaksinasi,” ujar BINDA Jatim. (aq/adm)

Iklan