Foto dari google

Besaran BLT DD Kabupaten Ngawi

Ngawi | NgawiKita – Banyaknya diskusi yang mencuat di publik membahas tentang Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang bersumber dari anggaran Desa. Namun, publik mungkin belum memahami atau mengetahui berapa besaran anggaran yang di gelontorkan untuk BLT DD di wilayah Desa se-Kabupaten Ngawi.

Pertama alasan hukum atau konsideran diterbitkannya Peraturan Menteri Desa (Permendes) nomor 6 tahun 2020 yang mengatur tentang BLT DD adalah bahwa penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah berdampak bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Desa. Selain itu, mengacu pada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan untuk Penanganan dan Penyebaran Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Desa. Dimana ditentukan bahwa Dana Desa dapat digunakan untuk bantuan langsung tunai kepada penduduk miskin di Desa. Diperlukan penyesuaian Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 tersebut. Dengan demikian, adanya Permendes Nomor 6 Tahun 2020 merupakan perintah untuk melakukan refocusing kegiatan dan anggaran, yang menyesuaikan dengan prioritas akibat Pandemi Covid-19.

Adapun di dalamnya mengatur besaran jumlah batasan Maksimal untuk alokasi BLT DD sebagai Berikut,

1.Untuk pagu dana desa kurang dari Rp 800 juta, alokasi BLT ditetapkan sebesar 25 persen dari dana desa.

2. Untuk pagu Rp 800 juta hingga Rp 1,2 miliar, alokasi BLT sebesar 30 persen.

3.Untuk pagu dana desa di atas Rp 1,2 miliar, alokasinya ditetapkan sebesar 35 persen.

Namun pihak Pemerintah Desa tidak bisa langsung menindak lanjuti hanya berdasarkan Permendes tersebut. Hal ini di karenakan harus adanya payung hukum yang menaungi di tingkat Kabupaten berupa Surat Edaran (SE). Adapun Surat Edaran terkait besaran BLT DD tertuang pada Surat Edaran Bupati Ngawi Nomor 140 /058/404.112.2/2020. Yang mengatur tentang pelaksanaan bantuan langsung tunai bersumber dari Dana Desa .

Dalam surat Edaran Bupati tersebut untuk alokasi BLT DD di wilayah Kabupaten Ngawi disarankan kurang lebih 5% dari jumlah pagu DD di masing masing Desa di Kabupaten Ngawi. Dengan alasan hukum untuk menghindari tumpang tindih penerimaan bantuan dari Pusat maupun Daerah, jika terdapat kekurangan maka dapat ditambah setelah mendapat persetujuan dari Camat masing-masing.

Jadi bantuan BLT DD tidak hanya melibatkan Kepala Desa beserta jajarannya saja, tetapi juga melibatkan Bupati dan Camat di Kabupaten Ngawi .

Contoh alokasi BLT DD dengan mendasar SE Bupati Ngawi :

Desa A Desa B 950.000.000 × 5 % = 47.500.000 : 1.800.000 ( penerimaan BLT selama tiga bulan ) = 26 KK

– Untuk besaran tiap KK tidak dapat di rubah yaitu : 600 ribu per bulan,
– Untuk Penerimaan berlaku 3 bulan,
– Wujud Bantuan berupa Non Tunai melalui Cashless oleh Bank Jatim.

Demikian Contoh BLT DD Di Wilayah Kabupaten Ngawi. Besaran BLT DD mungkin bisa lebih kecil dari 5% Pagu DD sesuai Kebijakan Desa Masing – Masing.

Oleh : Ali Sujito (SGP) Aktivis PMII Kabupaten Ngawi/aq.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*