Desa Ngale Perketat Jalan Masuk, Putus Matarantai Covid-19

Paron | NgawiKita – Untuk menangkal penyebaran virus corona masuk desa, Warga Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi mulai memberlakukan pengamanan ketat pada akses jalan pintu keluar masuk desa maupun Dusun.
Setiap warga yang datang dari luar desa dan pengunjung desa yang masuk diperiksa ketat dan wajib memakai masker serta menunjukkan identitas KTP atau SIM (19/04/2020).

Tindakan ini dilakukan memudahkan tingkat pengawasan, terhadap warga dari luar daerah yang berkunjung ke desa tersebut.
Tak hanya itu, warga desa setempat juga diberlakukan hal sama. Warga desa yang baru tiba di desa setelah melakukan perjalanan jauh atau keluar untuk bekerja, harus diperiksa dan menjalani sterilisasi disinfektan.

Kepala Desa Ngale Yan Teguh Wibowo mengaku tindakan penjagaan ketat pintu masuk desa maupun Dusun yang dilakukan warga desa ini mulai berlaku minggu ini.
Kebijakan ini dibuat desa setelah dibentuknya Posko Penangangan Covid-19.

“Jadi, kami membuat Relawan Covid-19 untuk memeriksa setiap warga luar dan warga desa yang kembali ke desa,kalau warga luar hanya tujuan melali dan keluyuran kami tidak ijinkan masuk desa. Namun, benar-benar keperluan yang pentingnya dan mendesak baru kami mengijinkan masuk,” terang Teguh.

Tambahnya, penjagaan pintu masuk desa rencananya akan terus diberlakukan baik pagi, siang hingga malam hari, selama batas waktu yang tidak ditentukan. Apalagi akhir-akhir ini perkembangan penyebaran Covid-19, makin memprihatinkan khususnya di wilayah Kabupaten Tetangga.

Selain melakukan penjagaan ketat pada daerah perbatasan desa, pihaknya juga memberikan imbauan meminta warga desa menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat dan wajib menggunakan masker.

Kemudian tidak melakukan bepergian keluar rumah, tidak menerima tamu dari luar kalau hanya tujuan tidak penting atau silaturahmi biasa. Dan membatalkan jika ada upacara atau hajatan besar menyangkut keramaian.

“Jaga ketat pintu masuk desa untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Selain dengan penyemprotan desinfektan di rumah-rumah warga,” pungkasnya.

(ag/aq)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*