Disabilitas Mengawasi Coklit Data Pemilih Pilkada Ngawi 2020

Kedunggalar | ngawikita.com – Proses tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ngawi sudah mulai berjalan kembali sesuai PKPU Nomor 5 tahun 2020. Proses tahapan berjalan sudah mencapai Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) KPU Kabupaten Ngawi dan diawasi oleh Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) Bawaslu Kabupaten Ngawi. Hal ini juga dilaksanakan serupa oleh Hariyanto,salah satu petugas PKD penyandang disabilititas Bawaslu Kabupaten Ngawi. (19/07/2020).

Hariyanto merupakan PKD Desa Pelangkidul Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi. Hal ini tidak menjadi kendala bagi dirinya untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai ujung tombak Bawaslu Kabupaten Ngawi.

“Sebagai pengawas di tingkat Desa, kami harus memastikan masyarakat yang mempunyai hak pilih harus masuk ke Daftar Pemilih, ikhtiar menjadikan Daftar Pemilih yang rapi adanya pencocokan dan penelitian di lapangan bukan di atas meja,” terang Hariyanto.

Menurut Auliya Rahman kordinator divisi organisasi dan SDM Panwaslu Kecamatan Kedunggalar, selama ini tidak ada kendala terkait Coklit di daerah Kedunggalar, khusunya Desa Pelangkidul. Kami upayakan koordinasi antar PPDP dan PKD dan kerja penuh waktu meski di hari Minggu.

Disisi lain, Imam Munasir Koordiv Organisasi dan SDM Bawaslu Kabupaten Ngawi mengapresiasi kinerja PKD desa Pelangkidul kecamatan Kedunggalar. Ini merupakan bukti bahwa siapapun berhak berpartisipasi dalam Pilkada atas asas kesetaraan sebagai warga negara,terutama peran PKD sebagai ujung tombak pengawasan.

“Memang saat perekrutan PKD kami terbuka untuk siapapun, asal memenuhi syarat administrasi dan kemampuan dalam kepemiluan berdasarkan azas profesionalitas dan kesetaraan,” Pungkas Imam Munasir.

Selama ini Bawaslu Kabupaten Ngawi memberi ruang terbuka terhadap keterwakilan perempuan maupun penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam pemilu maupun Pilkada di kabupaten Ngawi.

(editor : Ahmad Qudori)

Iklan