Efek Domino Pandemi : Pagebluk, Paceklik dan Ontran-ontran

Karangjati | NgawiKita – Sudah menjadi hukum alam jika suatu realitas terjadi tidak berdiri sendiri , eksistensi realitas selalu berkaitan dengan realitas lain atau yang umum di sebut hukum sebab akibat ( kausalitas ) . Konsep sebab-akibat( David Hume ) sebagai rangkaian proses yang melatar belakangi sesuatu sehingga sesuatu itu menjadi ada atau terjadi. Sehingga segala suatu dalam realitas tidaklah terjadi secara kebetulan melainkan mengikuti prinsip hukum sebab akibat.

Dengan kata lain,dalam perspektif hukum sebab akibat maka tidak ada atau tidak dikenal prinsip ‘kebetulan’ sehingga apapun yang bersandar pada prinsip ‘kebetulan’ maka berarti ia telah menafikan prinsip hukum sebab akibat. Begitu pula realitas yang terjadi di kabupaten Ngawi yaitu merosotnya ekonomi dan gangguan Kamtibmas di tengah Pandemi COVID -19 merupakan rangkaian suatu peristiwa yang saling berkaitan jika di lihat dari hukum kausalitas dan efek domino dari COVID 19 itu sendiri . Hal ini tentunya tidak jauh dari pesan Para leluhur Jawa “Pagebluk , Paceklik Lan Ontran Ontran”. Menurut Budi Santoso interprestasi pesan dari leluhur Jawa di atas ketika ada Pagebluk (wabah penyakit) pasti akan ada paceklik (kemerosotan ekonomi) dan Ontran – Ontran (huru hara atau keonaran).

Entah suatu kebetulan atau tidak pada faktanya pitutur leluhur kita terbukti, seperti yang sedang terjadi di daerah Ngawi yaitu maraknya maling dan gangguan Kamtibmas di tengah wabah Corona yang melanda. Di lansir dari berbagai sumber maraknya gangguan Kamtibmas ini sudah menyebar di kabupaten Ngawi. Maraknya gangguan Kamtibmas patut di duga karena gejolak sosial dan ekonomi yang di timbulkan oleh wabah Corona.

Mamank menambahkan , COVID – 19 ini memang mempunyai efek domino di berbagai bidang, dari segi sosial budaya dilarangnya perkumpulan massa , tahlilan tentu berdampak pada sosial masyarakat desa . Dalam segi ekonomi adanya aturan pembatasan bukanya tempat usaha dimalam hari (Angkringan, warung makan, dsb) banyaknya pemutusan hubungan kerja ( PHK ) , peliburan buruh dan karyawan , merosotnya ekonomi.

Adapun solusi atas semua permasalahan ini adalah kembali kepada budaya nenek moyang kita gotong royong ( cancut taliwanda) bahu membahu bersama dalam bingkai semangat ” Jogo Deso , Rekso Tonggo ” yang bermakna menjaga desa atau lingkungan dan melindungi tetangga atau tali persaudaraan dengan tolong menolong dalam hal Ekonomi , Kesehatan , Sosial dan Keamanan di tengah situasi Pagebluk yang sedang melanda.

Semoga dengan pertolongan Allah SWT, dan gotong royong dari semua pihak, bangsa ini lulus dan lepas dari ujian Covid-19.

Penulis.         : Ali Sujito
Narasumber : Budi Santoso/Mamank (Aktivis Muda dan Pengamat Publik Kabupaten Ngawi), 06/05/2020.

Iklan

2 thoughts on “Efek Domino Pandemi : Pagebluk, Paceklik dan Ontran-ontran

  1. Tetap semangat membangun gotong royong melawan pandemi saat ini,sesuai slogan …jogo deso,rekso tonggo.
    Juosss….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*