Geger Isu Kemenag Ngawi Pungli BOP, 18 Korcam TPQ Beri Dukungan Ke Kemenag Ngawi

Ngawi | ngawikita.com – Akhir-akhir ini Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Kabupaten Ngawi digegerkan dengan adanya Isu Dugaan Pungli Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Covid-19 tahun 2020 oleh Oknum Kemenag Ngawi.

Zaenal Arifin sebagai Kepala Kankemenag Kabupaten Ngawi saat dikonfirmasi tim ngawikita.com membantah dengan tegas bahwa kabar pungli BOP Covid-19 merupakan kabar yang tidak benar.

“Sudah berkali-kali saya sampaikan kepada teman-teman wartawan, bahwa pihak kami Kemenag Ngawi sama sekali tidak melakukan pungli seperti yang diberitakan. Dan saya jawab dengan tegas perintah untuk melakukan itu pun sama sekali tidak ada,” ujar Zainal Arifin saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (19/01/2021).

Zainal Arifin juga menegaskan, atas pemberitaan isu tersebut lembaganya merasa gerah, lantas sikap kemenag pun melakukan investigasi di internal, hingga kepada koordinator kecamatan (Korcam) sebagai koordinator TPA/TPQ penerima bantuan BOP.

“Saya sudah mintai klarifikasi, tidak ada pegawai Kemenag Ngawi yang melakukan, bahkan mereka mengatakan siap diproses hukum yang berlaku jika terbukti melakukan. Bahkan, koordinator kecamatan pun juga membuat surat pernyataan bermaterai terkait isu pungli BOP Covid-19 yang diarahkan kepada lembaga kami,” imbuh Zainal Arifin.

Lain sisi Kankemenag Ngawi telah melakukan pertamuan dengan 18 dari 19 Korcam guna dimintai klarifikasi. Kedatangan para korcam tersebut membuat dan memberikan surat pernyataan bahwa tidak melakukan pemotongan, pungutan hingga menyampaikan tidak ada penyetoran sejumlah uang kepada pihak Kemenag.

“Isu itu tidak benar jika kemenag melakukan pungli BOP Covid-19, dan kami setuju atas langkah kemenag memanggil kami untuk melakukan klarifikasi, yang kami sampaikan sesuai fakta bahwa kami tidak melakukan pungli BOP Covid-19 bahkan tidak ada setoran ke kankemenag. Ini kami kuatkan dengan pernyataan kami diatas materai,” pungkas salah satu Korcam.

Sampai saat ini dugaan pungli yang diarahkan kepada lembaga kemenag terus bergulir. Namun hingga sekarang isu tersebut masih belum menunjukkan kejelasan, para korcam pun justru memberi dukungan kepada kemenag. Karena bantuan BOP sangat membantu pendidikan agama di wilayah Ngawi dimasa pandemi. mereka berharap karena isu ini bantuan BOP untuk Kabupaten Ngawi kedepan jangan sampai dianulir atau ditiadakan.

(editor : aq)

Iklan