Jelang Idul Fitri, Warga Kurang Mampu di Kecamatan Kendal Terima BLT DD

Jelang Idul Fitri, Warga Kurang Mampu di Kecamatan Kendal Terima BLT DDKendal | NgawiKita – Untuk membantu masyarakat dalam penanganan dampak pandemi Covid 19, Pemerintah bersama Kementerian Desa PDTT memberikan bantuan kepada warga miskin terdampak dari virus Covid 19. masyarakat di wilayah Kecamatan Kendal menerima bantuan langsung tunai (BLT) yaitu berupa uang sejumlah 600 ribu yang bertempat di Kantor Kecamatan Kendal. Senin (18/05/2020).

Khusnu Heri Purwanto, Selaku Camat menegaskan: “Ditengah Pandemi covid-19 seluruh masyarakat terkena dampaknya termasuk masyarakat di Desa Kendal. Namun dalam proses penentuan masyarakat penerima BLT, kepala desa harus jujur. “Penyaluran BLT dari dana desa harus berjalan dengan benar dan tepat sasaran. Berikan kepada mereka yang benar-benar kesulitan dan paling merasakan dampak covid-19 saat ini. Tidak Boleh ada pemotongan dana tersebut.”

“Tolong agar bantuan ini dipergunakan sebaik-baiknya. Saya juga mengingatkan agar keluarga penerima manfaat semua tetap ikuti anjuran pemerintah untuk di rumah saja. Dengan cara itulah kita akan memutus mata rantai penyebaran pandemi ini, olehnya itu pemerintah memberikan sejumlah bantuan,” serunya.

Penerima/KPM BLT DD Kecamatan Kendal seluruhnya : 276 orang
Desa terbanyak : Desa Sidorejo : 41 orang
Data awal memang ada yang 5%, akan tetapi kondisi riil penerimaan hari ini ada yang pas 5% dan ada yang kurang sedikit karena ada yang double. Tambah Sekcam, saat di konfirmasi di kantor Kecamatan Kendal.

Iklan

2 thoughts on “Jelang Idul Fitri, Warga Kurang Mampu di Kecamatan Kendal Terima BLT DD

  1. Sekedar mau tanya…apakah benar perangkat desa dapat BLT ?soalnya kebanyakan yang dapat perangkat nya…coba tolong lah…blusukan ke dusun2…cari aja rumah yang kurang layak lalu tanya kan kepada mereka…?sungguh semakin miris aja ngawiku…

    1. Blt yang mana?
      Untuk meringankan beban dampak covid -19 ada beberapa blt diantaranya dari kemensos dan blt dd yang di ambil dari dana desa prosesnya seharusnya transparan melalui musyawarah desa khusus di usulkan untuk warga yang berhak dapat.

      Siap terimaksih bisa di kasih info untuk bisa kita liput .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*