Gus Anam - Wakil Ketua DPRD Ngawi

Jelang New Normal, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Ngawi Tentang Penerapannya di Pesantren

KhoirNgawi | ngawikita.com – Penanganan pandemi covid-19 memasuki babak baru. Setelah Social distancing dan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) berjilid-jilid diterapkan dibeberapa kota maupun kabupaten, kini pemerintah pusat mencanangkan New Normal alias kenormalan baru sebagai solusi menghadapi pandemi ini. Pelaksanaan New Normal ini sejalan dengan yang disampaikan Presiden Joko Widodo tentang berdamai dengan corona.

Senada dengan wacana New Normal Pemerintah Pusat, euforia New Normal ini pun tak luput dari perhatian masyarakat Kabupaten Ngawi. Tidak terkecuali KH Khoirul Anam Mu’min atau yang akrab dipanggil Gus Anam ini.

Menjelang penerapan New Normal, Ketua DPC PKB Ngawi yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi ini berharap agar lembaga pendidikan, Sekolah maupun Madrasah tidak terkecuali TPA dan TPQ untuk mempersiapkan secara mandiri kebutuhan yang menunjang pelaksanaan new normal di lingkungan sekolah maupun pesantren.

“Hal ini jangan dipandang sepele, kita harus mempersiapkan sedini mungkin. Sebab ini menyangkut kelangsungan pendidikan di lingkungan sekolah atau pesantren,” kata Gus Anam dalam sesi wawancara.

Pelaksanaan New Normal ini erat kaitanya dengan membiasakan kebiasaan – kebiasaan baru seperti lebih sering cuci tangan, penggunaan masker saat beraktivitas dan lain sebagainya. Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan New Normal di lingkungan sekolah maupun pesantren, Gus Anam menghimbau agar sekolah maupun pesantren menyediakan wastafel, Handsanitizer, dan masker bagi siswa maupun santri di lingkungannya saat new normal benar – benar telah diterapkan sepenuhnya.

Selain menyiapkan kebutuhan mendasar untuk mendukung wacana New Normal, Gus Anam menghimbau agar para siswa maupun santri untuk tetap melaksanakan phisical distancing ketika kegiatan belajar mengajar telah berjalan.

“Pemkab juga ada itikad baik terkait wacana new normal ini, bahkan apabila kegiatan belajar mengajar telah berjalan Pemkab juga siap melakukan chek kesehatan bagi santri, bagi kami itu bentuk pro aktif pemkab ngawi pada Pesantren terkait wacana new normal,” pungkasnya.

(mmf/aq)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*