KPU Ngawi Serahkan APK Pilkada 2020 Ke Paslon

 

Sesuai dengan PKPU 11 Tahun 2020 tentang perubahan PKPU 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gunernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota dimana didalamnya terdapat kewajiban KPU memfasilitasi Pencetakan Alat Peraga Kampanye dan Bahan Kampanya bagi Pasangan Calon Peserta Pemilihan dimana dalam memfasilitasi ini seluruh desain dan materinya berasal dari Passangan Calon atau Tim Kampanye yang harus diserahkan ke KPU Ngawi, Senin (19/10).

Hal itu berdasarkan surat berita acara KPU Nomor 142/PL.02.2- BA/3521/KPU-Kab/X/2020 tentang serah terima alat peraga kampanye (APK) Pemilihan bupati dan wakil bupati Ngawi Tahun 2020.

Penyerahan tersebut dilaksanakan di Aula KPU Kabupaten Ngawi. Penyerahan APK ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh komisioner KPU Ngawi divisi teknis penyelenggaraan pemilu Aman Ridho Hidayat yang disaksikan oleh Tim kampanye paslon.

Komisioner KPU Ngawi divisi teknis penyelenggaraan pemilu Aman Ridho Hidayat menjelaskan, bahwa hari ini KPU Ngawi melaksanakanserah terima penyerahan APK pilbup Ngawi tahun 2020 kepada tim kampanye paslon bupati Ngawi dan wakil bupati Ngawi Ony Anwar dan Dwi Rianto Jatmiko.

“jadi secara simbolis sudah kita serahkan APK kepada tim kampanye paslon OK per hari ini” katanya.

Dijelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan agenda KPU Ngawi untuk menfasilitasi salah satu bentuk metode kampanye oleh calon pilbup Ngawi yaitu alat peraga kampanye (APK) yang nantinya akan dipasang oleh pihak pasangan calon di titik – titik yang sudah ditentukan melalui surat keputusan KPU Ngawi.

Adapun APK yang diserahkan tadi diantaranya baliho ukuran 3 meter x 5 meter sebanyak 5 buah, umbul – umbul ukuran 1,15 meter x 5 meter sebanyak 380 buah dan spanduk ukuran 1 meter x 6 meter sebanyak 434 buah.

“Harapannya setelah dilaksanakan serah terima ini agar nantinya segera dipasang oleh tim kampanye pasasangan calon pilbup Ngawi tahun 2020 sebagai sarana mensosialisasikan kepada masyarakat kabupaten Ngawi”pungkasnya. (afm/zth).

Iklan