Foto dari ig @pc_pmii_ngawi

Kuatkan Sinergitas, Kapolres Ngawi Audiensi Dengan PC PMII Ngawi

Ngawi | ngawikita.com – Kapolres Ngawi beserta jajarannya melakukan audiensi dengan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Ngawi dengan Tema “Silaturahim dan Audiensi Kapolres Ngawi bersama PC PMII NGAWI dalam Rangka menciptakan situasi dan kondisi kondusif serta menguatkan Pancasila sebagai dasar Negara dan azas Organisasi”.

Bertempatan di Kafe The Drink Kalila yang di konsep santai tapi tidak melupakan esensi dari audiensi. Meski demikian baik Kapolres maupun PC PMII Ngawi melakukan dialog bersama dengan menghasilkan beberapa kesepakatan bersama dalam upaya sinergitas Kapolres Ngawi dan PC PMII Ngawi. Kamis (02/07/2020).

“Saya Pribadi atas nama institusi sangat mengharapkan mahasiswa selalu aktif dalam mengkritisi dan memberikan saran kepada kami atau pun kepada pemerintah, apalagi PMII Ngawi ini adalah wadah anak anak muda yg memiliki Potensi menjadi calon pemimpin yg baik di masa depan, ungkap Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto,S.I.K., S.H.

Foto bersama Kapolres Ngawi dengan PC PMII Ngawi

Dalam Momen audiensi ini Ketua Cabang PMII Ngawi, Sahabat Rokhim Wartoto menyampaikan beberapa poin terkait tindakan represif yang dilakukan oknum kepolisian kepada mahasiswa di Pamekasan. Rokhim meminta tindakan tegas kepada oknum yang melakukan tindakan represif tersebut. Dalam hal ini PC PMII Ngawi turut prihatin dan mengecam tindakan tersebut dan berharap tindakan represif tidak terjadi lagi dan pelaku di proses secara hukum.

Selain itu sinergitas PMII Ngawi dengan Kapolres Ngawi dalam upaya mensukseskan dan menjalankan program pemerintah percepatan penanganan Covid-19 di kabupateb Ngawi di wilayah Kampus dan edukasi kepada masyarakat.

“Upaya edukasi covid -19 perlu kita lakukan bersama, agar kita dapat memutus mata rantai penyebarannya,” ungkap Rokhim.

Yang ketiga semakin maraknya faham radikalisme yang mulai masuk ke dunia kampus ini menjadi perhatian bersama baik PMII maupun pihak kepolisian. “Meskipun belum ada indikasi di Ngawi tapi kita patut waspada dan Menguatkan Pemahaman kususnya di kalangan mahasiswa,” imbuhnya.

Yang Ke empat Terkait Situasi politik di Ngawi, Rokhim menambahkan di momen Pilkada Ngawi yang akan di laksanakan pada 09 Desember 2020, kami meminta netralitas kepolisian dan ada tindakan tegas jika dketemukan anggota polisi yg terlibat dalam praktek politik di momen Pilkada Ngawi 2020. Dalam Hal ini PMII Ngawi juga berkomitmen Sebagai Pemantau Pemilu untuk mensukseskan Pilkada 2020 di Kabupaten Ngawi.

(editor : Ahmad Qudori)

Iklan