Dokumen ngawikita.com

Kunjungi Bawaslu Ngawi, Fritz Edward Siregar Cek Kesiapan Pilkada Lanjutan 2020

Ngawi | ngawikita.com – Dalam rangka persiapan menghadapi lanjutan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid 19. Anggota Bawaslu RI Divisi Hukum Fritz Edward Siregar kunjungi kantor Bawaslu Kabupaten Ngawi, Rabu (24/06/2020).

Dokumen ngawikita.com

Dalam kunjungan tersebut nampak hadir juga Anggota Bawaslu Jawa Timur Muh. Ikhwanudin Alfianto (Divisi Penanganan Pelanggaran) dan Purnomo Satriyo Pringgodigdo (Divisi Hukum, Data dan Informasi) yang didampingi Sapni Syahril Kepala Sekertariat Bawaslu Jawa Timur.

Fritz Edward Siregar menjelaskan maksud dari kunjungan tersebut yaitu untuk memastikan sekaligus melakukan supervisi kesiapan Bawaslu Ngawi dalam melakukan tindak lanjut pilkada serentak 2020.

“Kunjungan kami untuk memastikan sekaligus melakukan supervisi bagaimana kesiapan kawan-kawan di Bawaslu Kabupaten Ngawi dalam menindak lanjuti pilkada lanjutan 2020. Meliputi kesiapan anggaran, alat kesehatan dan juga kesiapan teman-teman Panwascam dan pengawas kelurahan/desa,” ungkap Fritz.

Pelaksanaan pilkada 2020 saat ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan Covid-19, untuk itu Fretz menghimbau kepada pengawas untuk meminimalisir pertemuan langsung dengan mengganti pertemuan melalui informasi teknologi/daring.

“Perlu kami sampaikan bahwa pilkada kali ini melaksanakan dengan protokol kesehatan Covid-19, sehingga bagaimanapun didalam melakukan tindakan pengawasan seperti rapat maupun pertemuan pelatihan seluruhnya harus berdasarkan protokol kesehatan dan juga mengutamakan informasi teknologi sebisa mungkin menggunakan daring. Dan juga tetap menjaga semangat teman-teman panwascam dan pengawas kelurahan desa,” imbuhnya.

“Apabila ada penyelenggara tidak menerapkan protokol kesehatan akan diberikan saran dan perbaikan itu diatur tegas dalam pasal 11 draft PKPU pemilihan dalam keadaan bencana dan juga direspon oleh kita dalam pasal 50 dalam perbawaslu pemilihan dalam keadaan bencana,” pungkasnya.

Diakhir kunjungan, Fritz menuliskan pada kertas yang diberi tanda tangannya dengan kalimat “Keadilan pemilihan diwujudkan melalui pembentukan Bawaslu. Harapan ada di kita semua, sehingga proses demokrasi dan suara rakyat dapat terlindungi. Salam awas”.

(editor : Ahmad Qudori)

Iklan