Ony Anwar : Petani di Ngawi Harus Bisa Menerapkan Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan

Gerih | ngawikita.com – Calon Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono (Mas Ony) menghadiri Halaqoh Gerakan Membangun Petani dan Nelayan (Gerbang Tani) PKB Ngawi. Bertempat di Rumah Ridwan Syahroni Desa Randusongo Kematan Gerih Ngawi, Jum’at (27/11/2020).

Mas Ony berpesan kepada masyarakat di Ngawi yang mayoritas berprofesi sebagai petani untuk menerapkan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan.

“Kedepan petani harus bisa menerapkan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan, karena masyarakat Ngawi 70 persen berprofesi sebagai petani,” ujar Mas Ony.

Sekarang pemerintah mulai membatasi subsidi pupuk, sehingga banyak petani yang mengeluh karena harga pupuk yang tinggi dan langka.

“Subsidi pupuk lambat laun akan dikurangi karena akan dialihkan ke pasca panen. Maka petani kedepan harus bisa mandiri, penggunaan pupuk kimia harus dikurangi dan beralih ke pupuk organik hayati. Memang berat, tetapi debgan pupuk organik bisa menyelamatkan ekosistem. Sehingga bisa sehat ekosistemnya dan sehat orangnya,” imbuh mas Ony.

Ridwan Syahroni (DPC PKB Ngawi)

Senada dengan Mas Ony. Anggota DPR RI Fraksi PKB, Ibnu Multazam melalui Ridwan Syahroni berpesan kepada petani untuk berkomitemen dan istiqomah.

“Insyaallah kalau kita semua petani bersama-sama berkomitmen dan istiqomah, pertanian ramah lingkungan akan berjalan dan akan kami bantu melalui pemerintah,” ungkap Ibnu Multazam.

Ridwan Syahroni juga menyampaikan permohonan maaf dari Ketua DPC PKB Ngawi Khoirul Anam Mukmin, “Beliau tidak bisa hadir di acara Halaqoh Gerbang Tani dikarenakan ada kesibukan di luar kota yang tidak bisa diwakilkan,”.

Acara tersebut dihadiri sekitar 50 peserta, terdiri dari ketua kelompok tani dari kecamatan Gerih dan kecamatan lainnya.

(editor : aq)

Iklan