PK PMII Modern Ngawi Adakan Pelantikan, RAKERKOM, dan Seminar Dalam Satu Hari

Jogorogo | ngawikita.com – Pelantikan ke 2 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Modern Ngawi dan Rapat Kerja Komisariat (Rakerkom) sekaligus Seminar Public Speaking and Management Organization yang bertempat di Kantor Desa Ngrayudan (Selondo), Kec. Jogorogo. Sabtu (19/09/2020).

Latar belakang di adakanya pelantikan tersebut untuk meneruskan roda organisasi di PK PMII Modern Ngawi dan memupuk semangat pergerakan anggota meski di tengah problematika global saat ini.
Tema yang di ambil “Bergerak di tengah problematika global” , alasannya supaya PMII Modern Ngawi tidak kehilangan semangat dan arah geraknya ditengah problematika global (pandemi covid 19) sehingga tetap eksis sebagai mana koridornya.

PMII Ngawi

Dalam kegiatan ini tidak hanya Pelantikan, ada juga RAKERKOM yang bertujuan untuk menentukan arah gerak dalam kepengurusan 1 tahun ke depan. Dan Seminar Public Speaking dan Management Organization untuk meningkatkan kapasitas kader di bidang tersebut. Seminar ini di isi Pemateri yaitu Angriawan E.W. S. Pd, C. Ht. Seorang profesional trainer dan faounder smart and fun training. Juga sekaligus seorang hypnotherapist yang telah berpengalaman melatih eksekutif di berbagai perusahaan multinasional, BUMN dan instansi pemerintah.
Tema yang di ambil “Bergerak di tengah problematika global”, alasannya supaya PMII Modern Ngawi tidak kehilangan semangat dan arah geraknya ditengah problematika global (pandemi covid-19) sehingga tetap eksis sebagai mana koridornya. Acara tersebut dimulai Pukul 14.00-Selesai untuk acara Pelantikan, dan pada pukul 19.00-Selesai ada 2 acara yang bersamaan yaitu Rakerkom dan Seminar. Jadinya dalam 1 hari ada 3 acara sekaligus, yang dihadiri oleh PK PMII IAI Ngawi, PK PMII STAIM Kendal Ngawi, PK PMII Raden Mas Soerjo, dan PK PMII Kampus Bongkar Paron. Dan dari selaku Kepala Desa Ngrayudan menerima dengan baik acara ini dan jangan luo tetap menaati protokol kesehatan covid-19 yang berlaku.

“Kepada seluruh anggota pergerakan mahasiswa islam indonesia modern ngawi, bahwa kita semua harus bergerak ditengah problematika global tetapi juga memperhatikankan protokol kesehatan. Untuk kader rayon perkuat kaderisasi dan literasi dan untuk badan pengurus harian (BPH) komisariat mari kita kerja bersama aktifkan dan perkuat biro yang ada. Kerena perlu kita tanamkan di diri kita masing masing bahwa organisasi yang besar, bukan organisasi yang tergantung atau bergantung pada pemimpinnya tapi bagaimana semua anggota mampu berperan aktif sesuai tupoksinya dengan maksimal untuk organisasi.” ujar Samsul Ma’arif selaku ketua komisariat periode 2020-2021.

(editor : Ahmad Qudori)

Iklan