Ragam Aktivis Di Dunia Mahasiswa

Opini | ngawikita.com – Istilah atau predikat aktivis tidak asing lagi di dengar di telinga. Ketika ada gejolak dan problem yang menyangkut nasib bangsa dan negara orang yang berteriak lantang di depan dapat dipastikan sebagian aktivis. Ragam peristiwa bersejarah telah diciptakan oleh para aktivis di Indonesia.semisal peristiwa Malari, Reformasi 98 dan rentetan peristiwa lainnya.

Kini admin akan mengulas berbagai ragam Aktivis menurut versi ngawikita.com

  1. Aktivis Konservatif

Jenis ini ditandai dengan pemikiran yang konservatif atau stagnan dan cenderung menolak perubahan atau pro status quo. Problem yang terjadi pada jenis aktivis ini biasanya terjebak romantisme masa lalu cenderung emosional dan kaku dalam bersikap. Ciri yang lain adalah anti kritik atau menolak usul. Aktivis ini biasanya Hatinya kaku namun intelektualnya lembek( Lemot ). Susah diajak bergerak namun banyak bicaranya.

  1. Aktivis Progressif

Aktivis Progressif senantiasa berpikir keras untuk menghasilkan keputusan yang tepat. Kata Progressif menggambar aktivis tipe ini anti status quo atau suka dengan perubahan dan kritis terhadap kondisi sosial yang ada disekitarnya. Suka berdebat ( diskursus), tidak anti kritik dan tidak menolak perubahan. Aktivis ini biasanya berpikir keras ( Kritis ) namun berhati lembut serta selalu bergerak untuk melakukan perubahan sosial.

  1. Aktivis Opportunis
    Seperti yang diketahui opportunis berarti peluang. Aktivis tipe ini suka membaca peluang tapi tidak bisa membuat peluang. Ibarat lelucon Jawa suwargo nunut neroko endo ( mau senangnya tak mau susahnya ). Aktivis ini tidak pro status quo maupun anti status quo asal menghasilkan dia ikut. Biasanya suka mencegat di tengah jalan saat teman- temannya berjuang dari awal. Ciri – ciri dari aktivis ini adalah keterpihakan yang tidak jelas, jika jadi anggota mengeluh jika jadi pemimpin menindas.

Jenis Aktivis Berdasarkan Akses Terhadap Jaringan

  1. Aktivis Supporter
    Tentunya tidak semua aktivis aktif dan serius dalam berorganisasi. Aktivis biasa bertindak secara normatif dan jarang melalukan lompatan atau terobosan ide maupun gagasan. Minim jaringan dan minim akses terhadap Stakeholder. Aktivis jenis ini biasanya menjadi pasukan penggembira supporter saat aksi demonstrasi
  2. Aktivis Komprador

Àkivis Komprador atau biasa disebut dalam bahasa lain yaitu Cukong atau Centeng. Aktivis Komprador mempunyai akses jaringan yang luas. Mampu berkomunikasi dengan baik namun tidak mempunyai keterpihakan kepada rakyat maupun anggota. Aktivis Komprador sering menjadi jembatan atau informan terhadap penguasa. Fasih dalam berbicara namun suka mencari informasi untuk bahan pembahasan kepada penguasa. Aktivis Komprador pandai dalam membaca peluang dan bersikap seolah – olah dia yang menjadi pahlawan atas segala aksi

  1. Aktivis Inti

Aktivis Inti atau kader inti atau biasa disebut kader penggerak merupakan kader inti suatu organ gerakan yang menjadi pelopor atas pergerakan aktivis jenis ini mempunyai akses akar rumput maupun stakeholder. Bermodal akses dan kepercayaan aktivis inti menggunakan kekuatan sosial jaringannya untuk mensejahterakan anggota dan keterpihakan terhadap rakyat. Ada ditengah-tengah rakyat hidup bersama dan mendengarkan aspirasi masyarakat untuk menemukan solusi atas permasalahan sosial yang dialami oleh rakyat.

Karya Ali Sujito

Iklan